Peristiwa paling besar tahun 2007 versi Bolehtau adalah United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) alias Konferensi Perubahan Iklim. Bolehtau menganggap peristiwa ini sebagai yang terbesar karena pertemuan ini menyangkut hajat hidup seluruh manusia. Konferensi perubahan iklim ini dilaksanakan di Nusa Dua Bali pada 3-14 Desember 2007. Dihadiri sekitar 10.000 orang yang terdiri dari delegasi resmi PBB dari 189 negara, media massa, LSM, masyarakat, dan lainnya. Konferensi ini dilakukan karena kekhawatiran akan dampak serius dari pemanasan global. Saat ini, es di kutub mulai mencair akibat meningkatnya suhu bumi. Revolusi industri, dan penggunaan energi fosil secara besar-besaran menyebabkan terciptanya lapisan karbon di atmosfer yang memerangkap panas di permukaan bumi. Bila pengurangan emisi karbon ini tak dilakukan, diperkirakan, dalam seratus tahun ke depan, permukaan air laut akan naik, dan menenggelamkan lebih dari 2000 pulau.
2. 7 Keajaiban Dunia Baru
3. Perang Galaksi
4. Hewan Pintar
Tetsuro Matsuzawa, peneliti dari Universitas Kyoto, bahkan mengklaim simpanse bisa lebih pintar dari manusia. Matsuzawa dan timnya menguji kemampuan tiga pasang simpanse induk dan anak melawan mahasiswa-mahasiswa universitas. Mereka menggunakan alat uji memori yang menggunakan angka. Sebelumnya simpanse-simpanse tersebut telah dilatih mengenal angka satu hingga sembilan. Mahasiswa dan simpanse diadu untuk mengingat kembali dan menunjuk letak angka-angka yang muncul secara acak dan sesaat di layar. Hasilnya, ternyata simpanse-simpanses muda yang baru berusia lima tahun dapat mengingat kembali letak angka yang muncul secara lebih baik dibandingkan induknya maupun rata-rata mahasiswa. Simpanse memberikan respon lebih cepat dan lebih akurat dalam mengingat. Hmm, apa ini artinya, para mahasiswa tersebut, nggak sepintar simpanse?
5. Mumi Dino
Dino ini sendiri ditemukan tahun 1999 oleh paleotologis muda Tyler Lyson, di tanah milik keluarganya di Dakota Utara. Penemuan mumi ini membawa penelitian tentang dino memasuki babak baru. Para ahli mengharapkan bisa mengetahui lebih banyak soal hewan masa lalu ini.
6. Samudera Bawah Tanah
Februari 2007 lalu peneliti tanpa sengaja menemukan samudera bawah tanah. Samudera itu seluas Samudera Arktik. berada di bawah Benua Asia. Memanjang dari bawah Indonesia hingga utara Rusia. Samudera bawah tanah itu ditemukan ketika scanner gelombang seismik menyoroti bumi.
Meski luas, namun samudera ini tak dapat dilayari, sebab terkunci bebatuan setebal 700-1400 km dari permukaan daratan Asia.
7. Meteor di Peru
Sebuah meteor jatuh di Peru pertengahan September 2007. Meteor itu menumbuk daerah sekitar Danau Titicaca. Tumbukan meteor itu membuat rumah-rumah penduduk dan benda-benda lain di sekitarnya melayang hingga 250 meter. Tumbukan itu menghasilkan kawah kecil selebar 13 meter dengan kedalaman 3 meter. Tumbukan itu juga membuat terlepasnya gas berbahaya dari bawah tanah dan membuat penduduk setempat menderita sakit kepala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar